Sabtu, 16 Juni 2012

Tugas Ilmu Budaya Dasar 5


LEGENDA SITU BAGENDIT
Danau Situ Bagendit terletak di Desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, Jawa Barat, sekitar empat kilometer dari Kota Garut. Nama danau diambil dari nama seorang janda kaya yang tamak dan kikir. Karena kekikiran dan ketamakannya, suatu hari janda itu mendapat pelajaran dari seorang kakek tua, sehingga ia dan seluruh harta kekayaannya ditenggelamkan air. Berikut kisah janda kaya itu.
* * *
Alkisah, di sebuah desa terpencil di daerah Jawa Barat, ada seorang janda muda yang kaya raya dan tidak mempunyai anak. Hartanya yang melimpah ruah dan rumah sangat besar yang ditempatinya merupakan warisan dari suaminya yang telah meninggal dunia. Namun sungguh disayangkan, janda itu sangat kikir, pelit, dan tamak. Ia tidak pernah mau memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan. Bahkan jika ada orang miskin yang datang ke rumahnya untuk meminta bantuan, ia tidak segan-segan mengusirnya. Karena sifatnya yang kikir dan pelit itu, maka masyarakat di sekitarnya memanggilnya Bagenda Endit, yang artinya orang kaya yang pelit.
Selain memiliki harta warisan yang melimpah, Bagende Endit juga mewarisi pekerjaan suaminya sebagai rentenir. Hampir seluruh tanah pertanian di desa itu adalah miliknya yang dibeli dari penduduk sekitar dengan cara memeras, yaitu meminjamkan uang kepada warga dengan bunga yang tinggi dan memberinya tempo pembayaran yang sangat singkat. Jika ada warga yang tidak sanggup membayar hutang hingga jatuh tempo, maka tanah pertaniannya harus menjadi taruhannya. Tak heran jika penduduk sekitarnya banyak yang jatuh miskin karena tanah pertanian mereka habis dibeli semua oleh janda itu.
Suatu hari, ketika Bagende Endit sedang asyik menghitung-hitung emas dan permatanya di depan rumahnya, tiba-tiba seorang perempuan tua yang sedang menggendong bayi datang menghampirinya.
“Bagende Endit, kasihanilah kami! Sudah dua hari anak saya tidak makan,” kata perempuan itu memelas.
“Hai perempuan tua yang tidak tahu diri! Makanya, jangan punya anak kalau kamu tidak mampu memberinya makan! Enyahlah kau dari hadapanku!” bentak Bagende Endit.
Bayi di gendongan perempuan itu pun menangis mendengar suara bentakan Bagende Endit. Karena kasihan melihat bayinya, pengemis tua itu kembali memohon kepada janda kaya itu agar memberikan sesuap nasi untuk anaknya. Tanpa sepatah kata, Bagende Endit masuk ke dalam rumah. Alangkah senangnya hati perempuan tua itu, karena mengira Bagende Endit akan mengambil makanan.
“Cup... cup... cup...! Diamlah anakku sayang. Sebentar lagi kita akan mendapatkan makanan,” bujuk perempuan itu sambil menghapus air mata bayinya.
Tak berapa lama kemudian, Bagende Endit pun keluar. Namun, bukannya membawa makanan, melainkan sebuah ember yang berisi air dan tiba-tiba Bagende Endit menyiramkannya ke arah perempuan tua itu.
“Byuuurrr...! Rasakanlah ini hai perempuan tua!” seru Bagende Endit.
Tak ayal lagi, sekujur tubuh perempuan tua dan bayinya menjadi basah kuyup. Sang bayi pun menangis dengan sejadi-jadinya. Dengan hati pilu, perempuan tua itu berusaha mendiamkan dan menyeka tubuh bayinya yang basah kuyup. Melihat perempuan tua belum juga pergi, janda kaya yang tidak berpesan itu semakin marah. Dengan wajah garang, ia segera mengusir perempuan tua itu keluar dari pekarangan rumahnya. Setelah perempuan tua itu pergi, Bagende Endit kembali masuk ke dalam rumahnya.
Keesokan harinya, beberapa warga datang ke rumah Bagende Endit meminta air sumur untuk keperluan memasak dan mandi. Kebetulan di desa itu hanya janda kaya itulah satu-satunya yang memiliki sumur dan airnya pun sangat melimpah. Sementara warga di sekitarnya harus mengambil air di sungai yang jaraknya cukup jauh dari desa.
“Bagende Endit, tolonglah kami! Biarkanlah kami mengambil air di sumur Bagende untuk kami pakai memasak. Kami sudah kelaparan,” iba seorang warga dari luar pagar rumah Bagende Endit.
“Hai, kalian semua! Aku tidak mengizinkan kalian mengambil air di sumurku! Jika kalian mau mengambil air, pergilah ke sungai sana!” usir Bagende Endit.
Para warga tersebut tidak bisa berbuat apa-apa. Akhirnya, mereka pun terpaksa pergi ke sungai untuk mengambil air. Tak berapa lama setelah warga tersebut berlalu, tiba-tiba seorang kakek tua renta berdiri sambil memegang tongkatnya di depan rumah Bagenda Endit. Kakek itu juga bermaksud untuk meminta air tapi hanya untuk diminum.
“Ampun Bagende Endit! Berilah hamba seteguk air minum. Hamba sangat haus,” iba Kakek itu.
Bagende Endit yang sejak tadi sudah merasa kesal menjadi semakin kesal melihat kedatangan kakek tua itu. Tanpa sepata kata pun, ia keluar dari rumahnya lalu menghampiri dan merampas tongkat sang kakek. Dengan tongkat itu, ia kemudian memukuli kakek itu hingga babak belur dan jatuh tersungkur ke tanah. Melihat kakek itu tidak sudah tidak berdaya lagi, Bagende Endit membuang tongkat itu di samping kakek itu lalu bergegas masuk ke dalam rumahnya.
Sungguh malang nasib kakek tua itu. Bukannya air minum yang diperoleh dari janda itu melainkan penganiayaan. Sambil menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya, kakek itu berusaha meraih tongkatnya untuk bisa bangkit kembali. Dengan sisa-sisa tenaga yang dimilikinya, kakek itu menancapkan tongkatnya di halaman rumah Bagende Endit. Begitu ia mencabut tongkat itu, tiba-tiba air menyembur keluar dari bekas tancapan tongkat itu. Bersamaan dengan itu, kakek itu pun menghilang entah ke mana.
Semakin lama semburan air itu semakin besar dan deras. Para warga pun berlarian meninggalkan desa itu untuk menyelamatkan diri. Sementara itu, Bagende Endit masih berada di dalam rumahnya hendak menyelamatkan semua harta bendanya. Tanpa disadarinya, ternyata air telah menggenangi seluruh desa. Ia pun berusaha untuk menyelamatkan diri sambil berteriak meminta tolong.
“Tolooong.... Toloong... Tolong aku! Aku tidak bisa berenang!” teriak Bagende Endit meminta tolong sambil menggendong sebuah peti emas dan permatanya.
Bagende Endit terus berteriak hingga suaranya menjadi parau. Namun tak seorang pun yang datang menolongnya karena seluruh warga telah pergi meninggalkan desa. Janda kaya yang pelit itu tidak bisa lagi menyelamatkan diri dan tenggelam bersama seluruh harta kekayaannya. Semakin lama, desa itu terus tergenang air hingga akhirnya lenyap dan menjadilah sebuah danau yang luas dan dalam. Oleh masyarakat setempat, danau itu diberi nama Situ Bagendit. Kata situ berarti danau yang luas, sedangkan kata bagendit diambil dari nama Bagende Endit.
* * *
Demikian cerita Legenda Danau Situ Bagendit dari daerah Jawa Barat. Hingga kini, Danau Situ Bagendit menjadi salah satu obyek wisata alam di Jawa Barat. Para pengunjung dapat menikmati keindahan pemandangan danau ini dengan rakit-rakit yang telah tersedia.
Pelajaran yang dapat dipetik dari cerita di atas adalah bahwa kekikiran dan keserakahan terhadap harta benda dapat menyebabkan seseorang celaka.

Tugas Ilmu Budaya Dasar 4

PUISI HARAPAN, CINTA, DAN KEHAMPAAN

Tak kan Terhenti
Dengarkan dan renungkan
Ketika dihadapkan dengan kenyataan yang terjadi
Pijakkan langkah tanpa pernah terpaku
Hembusakan nafas tanpa pernah terhenti
Yakini jalan yang ku tentukan
Tak kan sesali semua yang tlah hilang
Takkan terhenti disini untuk sebuah harapan

Kenapa Cinta Ini
Suara bisa saja menghilang bersama angin
Menerbangkan hingga menenggelamkan dalam bising
Ia terbuang dalam ruangan yang tak pernah ia tau
Rindu.. melebihi sebuah ambisi yang menderu-deru
sepotong harapan tanpa ia sadari ia ingin lepaskan
terlalu sakit untuk di pertahankan
kenapa cinta ini telah salah memilih
Cinta yang tak seharusnya ada dalam dirimu
cinta yang tak seharunya menjadi bagianmu
Kenapa cinta ini harus salah memilih...??
kamu yang selalu menyakiti...

Kehampaan Hidup
alam yang semakin larut membawa aku dalam kegelapan
Dunia ini terasa hampa
Bagaikan langit yang tak ditemani bintang
Sejenak aku terdiam dan membisu
Masa lalu seakan membawaku kedunia air mata
Mengingatnya membuat hatiku tergores oleh pisau tajam
Luka yang tak mampu kubalut
Luka yang semakin melebar membuatku tak sanggup menutupinya
Aku yang hanya tinggal bersama bayanganmu
Aku yang hanya hidup bersama masa lalu tentangmu
Namun dihati tersimpan rapi cerita cinta kita
Meski banyak hal buruk saat bersama

Tugas Ilmu Budaya Dasar 3


MASUKNYA BUDAYA ASING KE INDONESIA


Definisi Budaya

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain
Budaya asing yang masuk keindonesia menyebabkan multi efek. Budaya Indonesia perlahan-lahan semakin punah. Berbagai iklan yang mengantarkan kita untuk hidup gaul dalam konteks modern dan tidak tradisional sehingga memunculkan banyaknya kepentingan para individu yang mengharuskan berada diatas kepentingan orang lain. Akibatnya terjadi sifat individualisme semakin berpeluang untuk menjadi budaya kesehariannya.
Masuknya budaya asing ke suatu negara sebenarnya merupakan hal yang wajar, asalkan budaya tersebut sesuai dengan kepribadian bangsa namun kita harus tetap menjaga agar budaya kita tidak luntur. Langkah-langkah untuk mengantisipasinya adalah antara lain dengan cara, Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal semangat mencintai produk dalam negeri, Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan sebaik- baiknya, Melaksanakan ajaran Agama dengan sebaik- baiknya dan Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik, ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa. Sebagai identitas bangsa, budaya lokal harus terus dijaga keaslian maupun kepemilikannya agar tidak dapat diakui oleh negara lain. Walaupun demikian, tidak menutup kemungkinan budaya asing masuk asalkan sesuai dengan kepribadian negara karena suatu negara juga membutuhkan input-input dari negara lain yang akan berpengaruh terhadap perkembangan di negaranya.

Faktpr-faktor Penyebab Masuknya Budaya Asing
1. Faktpr-faktor yang berasal dari dalam masyarakat itu sendiri :
a.    Penemuan baru
Penemuan baru sebagai sebab terjadinya perubahan dapat terwujud dalam bentuk penemuan unsur kebudayaan yang baru.
b.   Bertambah atau berkurangnya penduduk
Dengan bertambahnya penduduk masyarakat mulai mengenal hak milik seorang atas tanah, sewa tanah, gadai tanah, atau adanya sistem bagi hasil. Hal ini terjadi karena adanya perubahan dalam struktur masyarakat terutama lembaga kemasyarakatan berkurangnya penduduk karena perpindahan kedaerah lain menyebabkan kekosongan.
c.     Terjadinya pembrontakan atau revolusi
Hal ini dapat mendorong terjadinya perubahan besar mulai dari bentuk negara, lembaga masyarakat sampai pada keluarga yang mendiami negara tersebut.
d.    Pertentangan masyarakat
Pertentangan masyarakat yang terjadi diantara individu dapat menyebabkan perubahan sosial.
2. Faktor-faktor yang berasal dari luar masyarakat :
a.    Bencana alam seperti gempa bumi, angin topan dan banjir
b.   Perubahan sosial yang terjadi karena kebudayaan dari masyarakat lain melancarkan pengaruhnya.
c.    Peperangan dengan negara lain juga dapat menyebabkan terjadinya perubahan.
Dampak Terhadap Masuknya Budaya Asing
Budaya asing yang masuk keindonesia berdampak  sangat buruk dengan nilai-nilai kebudayaan yang dimiliki oleh bangsa indonesia, karena indonesia dengan mudah meniru budaya, perilaku, cara bergaul, dan berpakain sangat tidak sesuai dengan budaya indonesia. Dampak negatif yang terlihat jelas pada indonesia diantaranya goncangan budaya atau sering disebut dengan culture shock, ini terjadi karena adanya anggota masyarakat yang tidak siap menerima perubahan-perubahan akibat budaya asing yang masuk, misalnya adanya penggusuran karena ada pembangunan gedung atau bangunan, sukarnya mencari lahan tempat tinggal maka hal ini membuat mereka frustasi dalam menghadapi biaya hidup yang semakin besar akhirnya mereka pun melakukan perilaku menyimpang.
Selain itu akan terjadinya pergeseran nilai budaya indonesia yang menimbulkan kebimbangan, karena masuknya unsur-unsur budaya asing yang sangat cepat dan pesat mengakibatkan perubahan sosial yang berkesinambungan, akibatnya masyarakat yang mengalami kebimbangan,dimana mereka tidak mempunyao pasangan menyebabkan anggota masyarakat tidak mampu mengukur tindakannya. Kebimbangan yang dialamu masyarakat dapat mendorong perbuatan menyimpang seperti pergaulan bebas, munculnya sifat konsumerisme. Selain dampak negatif terdapat juga dampak positif diantaranya tumbuhnya indonesia menjadi negara berkembang dan maju serta pembangunan yang semakin pesat terjadinya di kota-kota besar, perekonomian indonesia semakin maju dan berkembang.

Pengantisipasian Dari Budaya Asing Yang Masuk
Dibawah ini merupakan beberapa hal yang harus dilakukan untuk antisipasi dampak budaya asing:
1.      Menyeleksi dan menyaring nilai-nilai budaya asing
Nilai-nilai budaya asing yang sesuai dengan bangsa kita dapat diserap sehingga akan
memperkaya nilai budaya bangsa kita, sedangkan yang kita tinggalkan untuk itu, hal-hal yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:
a. Meningkatkan kesetiaan kita kepada ideologi nasionalisme (pancasila)
b. Mengembangkan sikap kekeluargaan dan gotong royong
c.  Mengenali dan mengembangkan nilai seni budaya.
2.      Memlihara dan mengembangkan kebudayaan nasional
Memelihara dan mengembangkan budaya nasional sebagai jati diri bangsa dengancara mengirimkan misi kebudayaan kesenian dari suatu daerah keluar negeri. Selain itu, dapat dilakukan dengan menayangkan dan menyiarkan kebudayaan dan kebudayaan nasioanal melalui berbagai media, mengadakan seminar membahas kebudayaan daerah sebagai budaya nasioanal, serta pelestarian dan pewarisan juga pewarisan daerah yang dapat mendorong persatuan dan kesatuan bangsa.
3.      Beriman dan bertakwa kepada tuhan yang maha esa
Dalam rangka membangun masyarakat yang adil dan makmur yang tetap berkpribadian indonesia, kita harus tetap beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa. Dalam menjalani tuntunan era globalisasi, kita tetap mampu berdiri kokoh sebagai bangsa dengan ideologi dan pandangan hidup nasional yang tangguh serta kebudayaan nasional yang luhur.

sumber:      
·      http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya
·      http://sosbud.kompasiana.com/2011/08/09/dampak-masuknya-budaya-asing-barat-terhadap budaya-bangsa-indonesia/
·      http://andriyanto809.blogspot.com/2012/03/pengaruh-budaya-asing-yang-masuk-ke_17.html

Senin, 09 April 2012

Tugas Ilmu Budaya Dasar 2

MITOS DAN PESAN YANG DI SAMPAIKAN


Mitos dipercaya sebagai ajaran nenek moyang tentang apa yang tidak boleh dilakukan agar tidak tertimpa daerah. Di kota – kota besar, mitos sudah diangga sebagai isapan jempol belaka. Tetapi di pedesaan masih banyak yang mempercayai mitos walaupun secara logika tidak masuk akal. Berikut penjelasannya :

1. Tertimpa cicak tandanya sial

Sial di sini maksudnya dari tertimpa cicak itu sendiri. Siapa yang tidak sial kalau sedang enak – enak duduk tiba – tiba tertimpa cicak.

2. Jangan memakai sesuatu yang tajam di malam hari, pamali

Mungkin mitos ini muncul sebelum adanya listrik, jadi rasa orang tua melarang anaknya untuk tidak menggunakan benda tajam di malam hari. Kalau sekarang kan sudah ada listrik, buat apa mempercayai mitos ini.

3. Jangan memakai payung pada makan hari tanpa alasan

Jelas tidak disarankan, jika Anda melakukannya pasti akan disangka orang gila. Tidak panas tidak hujan tetapi memakai payung.

4. Wanita tidak boleh duduk di depan pintu

Zaman dahulu wanita masih menggunakan rok, belum ada yang memakai celana. Jadi, kalau ada wanita yang duduk di depan pintu pasti akan terlihat…ya gitu deh. Pasti banyak mengundang hawa nafsu.

5. Jangan bersiul pada malam hari

Maksudnya adalah agar tidak mengganggu orang – orang yang sedang tidur.

6. Memakai payung di dalam rumah berarti sial

Ya sial kalau lagi ada banyak orang di dalam rumah dan kita memakai payung. Mungkin orang – orang di sekitar Anda akan merasa terganggu atau tercolok matanya.

Sumber :
http://blogseven77.blogspot.com/2010/10/7-mitos-di-indonesia-dan-logika-masuk.html

Tugas Ilmu Budaya Dasar 1

KLASIFIKASI ILMU PENGETAHUAN

Ilmu sekuler mengaku diri sebagai objektif, value free bebas dari kepentingan lainnya.Tetapi, ternyata bahwa ilmu telah melampaui dirinya sendiri. Ilmu yang semula adalah ciptaanmanusia telah menjadi penguasa atas manusia. Ilmu menggantikan kedudukan wahyu Tuhansebagai petunjuk kehidupan. Sekularisme muncul karena klaim yang berlebih-lebihan dari ilmu.Juga muncul karena antroposentrisme dan diferensiasi filsafat. Dunia yang sekuler diramalkanoleh ilmu sebagai masa depan manusia. Kalau dahulu antroposentrisme dan diferensiasi terbatasdalam ilmu dan perilaku, sekarang ini sekularisme telah menjadi aliran pemikiran menggantikankeyakinan agama. Seluruh kehidupan menjadi spiritualitas dan menjadi kesadaran kosmis.Sekularisme adalah eskatologi manusia modern.Perkembangan ilmu sangat pesat, terlihat dengan bermunculan cabang-cabangnya.Kondisi ini didukung oleh gerakan spesialisasi bidang-bidang kajian. Pada dasarnya perkembangan cabang-cabang ilmu bermula dari dua kelompok besar, yaitu filsafat alam yangkemudian menjadi rumpun ilmu-ilmu alam dan non ilmu-ilmun alam.
a. Ilmu-Ilmu Alam
Pada perkembangannya, ilmu alam berkembang menjadi cabang-cabang seperti fisika,yang mempelajari masa dan energi, astronomi, yang mempelajari benda-benda langit dan ilmu-ilmu bumi yang mempelajari bumi semesta atau the earth science. Seiring dengan perkembanganilmu maka kemudian tiap cabang ilmu juga berkembang lebih luas, misalnya ilmu fisika berkembang menjadi ratanting keilmuan seperti mekanika, hidrodinamika, bunyi, cahaya, panas,dan lainnya yang bermuara dalam rumpun keilmuan ilmu-ilmu murni.

b. Non Ilmu-Ilmu Alam
1. Ilmu-ilmu Sosial
Perkembangan ilmu sosial ternyata tidak secepat ilmu alam. Ilmu sosial berkembangdalam beberapa cabang keilmuan, seperti antropologi, psikologi, ekonomi, sosiologi, ilmu politik dan lain sebagainya. Setiap cabang ilmu sosial kemudian berkembang lagi, misalnya antropologi yang terpecah menjadi arkeologi, antropologi fisik, linguistik, etnologi, dan lain sebagainya.Beberapa ilmu ini berkembang dari ilmu sosial terapan yang merupakan aplikasi berbagai konsepilmu sosial murni sampai pada suatu bidang telaahan sosial tertentu. Pendidikan dan menejemen,misalnya merupakan ilmu sosial terapan yang aplikasikan konsep-konsep psikologi, antropologi,dan sosiologi

2. Ilmu-ilmu humaniora
Humaniora adalah suatu cabang ilmu yang bertujuan mencapai kemanusiaansesungguhnya, lebih berbudaya, atau dalam istilah budi darma, humaniora adalah ilmu yangmengacu pada hati nurani. Dalam pengertian klasik, humaniora adalah ilmu bahasa dan sastralatin dan Yunani. Secara luas, sekarang humaniora meliputi ilmu agama, filsafat, bahasa, sastra,seni, sejarah, dan hukum.
Ada tiga kategori pengetahuan yang perlu diketahui :
  • Pengetahuan Indrawi : Pengetahuan ini meliputi semua fenomena yang dapat dijangkau secara langsung oleh panca indra. Batas pengatahuan ini ialah segala sesuatu yang tidak tertangkap oleh panca indra
  • Pengetahuan keilmuan : Pengetahauan ini meliputi semua fenomena yang dapat diteliti dengan riset atauekperimen, sehingga apa yang berada dibalik knowledge bisa terjangkau. Batas pengetahuai iniadalah segala sesuatu yang tidak terjangkau lagi rasio atau otak dan panca indra.
3. Pengetahuan Falsafi
Pengatahuan ini mencakup segala fenomena yang yang tak dapat diteliti, tapi dapatdipikirkan. Batas pengetahuan ini ialah alam, bahkan juaga menembus apa yang ada di luar alam,Tuhan.
Perbedaan sekuler dan islam tentang Ilmu Pengetahuan yang tidak tertangkap oleh pancaindra.
Perbedaan Konsep Ilmu Pengetahuan Pandangan Islam Dan Barat Salah satu perbedaanmendasar di antara posisi konsep Islam dengan konsep filsafat modern (filsafat barat yangsekularistik) sehubungan dengan perumusan kebenaran ilmu pengetahuan adalah berkisar pada pemahaman makna realistis dan kebenaran, dan hubungan keduanya dengan fakta.Pada dasarnya konsep Islam tentang ilmu pengetahuan memiliki beberapa kerangka berpikir sendiri yang membedakannya dengan kerangka berpikir ilmu pengetahuan Barat .Kerangka berpikir ini merefleksikan perbedaan kedua pandangan dalam menetapkan realitas dankebenaran.Pertama, bahwa di dalam islamisasi ilmu pengetahuan terdapat pengakuan akan adanyahirarki atau tingkatan-tingkatan ilmu pengetahuan. Dr. Yusuf Qaradhawi menyebutkan adaempat hirarki ilmu pengetahuan berdasarkan keutamaan dalam mempelajarinya.Hirarki tertinggi terletak pada ilmu wajib fardhu µain, yang mana setiap umat Islam wajibmempelajarinya.Yang termasuk di sini adalah ilmu agama yang dapat membimbing pelakunyauntuk hidup dan beribadah sesuai dengan perintah Allah SWT.
Hirarki
kedua adalah ilmu fardhukifayah, yaitu ilmu yang diwajibkan bagi segolongan orang yang dapat memberi kemaslahatan bagi orang banyak.
Hirarki yang ketiga
adalah ilmu mubah, yaitu ilmu yang sifatnya tidak terlarang dalam pandangan syariah, tapi tidak masuk dalam dua kategori yang pertama.Dan yang terakhir adalah ilmu haram, yaitu ilmu yang menyebabkan orang yang mempelajarinya jatuh pada kemaksiatan kepada Allah SWT. Hirarki ini tidak dikenal dalam kerangka berpikir Barat.Kedua, Islamisasi ilmu pengetahuan berarti meletakkan wahyu bukan saja sebagai salahsatu sumber ilmu pengetahuan tetapi juga standar tertinggi dalam menemukan kebenaransebagaimana yang tersurat dalam Q.S. Al µAlaq (96) : 1-5. Hal ini berlawanan dalam pandanganilmu pengetahuan Barat sekuler.Sumber kebenaran tertinggi dalam kerangka berpikir Baratterletak pada akal.Ketiga, Islamisasi ilmu pengetahuan berarti tujuan tertinggi dalam menuntut ilmu adalahsebagai bagian ibadah kepada Allah SWT di atas tujuan lainnya (Q.S. Adz Dzaariyat [51] : 56).Keempat, karena tujuannya adalah dalam rangka ibadah, maka pengembangan ilmu harusterikat dengan ketentuan syariah.Dengan demikian, dalam kerangka berpikir ini maka tidak sepatutnya terjadi pengembangan ilmu farmasi dengan menggunakan bahan-bahan yangdiharamkan Islam, atau pengembangan ilmu ekonomi dan keuangan berbasis riba. Sebaliknya, didalam pandangan Barat sekuler ilmu pengetahuan berkembang secara liar nyaris tanpa kendali.Kelima, Islamisasi ilmu pengetahuan berarti keluaran (output) dari penyelenggaraan pendidikan (menuntut ilmu) adalah melahirkan manusia-manusia yang baik dalam pandanganAllah. Di dalam pandangan Barat sekuler, keluaran dari proses pendidikan adalah warga negarayang baik (good citizen).

Sumber : http://www.scribd.com/doc/58536114/Klasifikasi-Ilmu-Pengetahuan-Sekuler

Sabtu, 05 Maret 2011

Tugas 1

1. Pengertian BANK :
  • Secara sederhana bank dapat di artikan sebagai lembaga keunangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali ke masyarakat.
  • Menurut UU RI NO 10, tahun 1998 tanggal 10 november tentang perbankan, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, san menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan lain-lainnya guna meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
2. Ruang Lingkup bank dan lembaga keuangan bank

* MENGHIMPUN DANA DARI MASYARAKAT (FUNDING)
Menghimpun dana berarti mengumpulkan atau mencari dana dengan cara membeli dari masyarakat luas dalam bentuk simpanan giro, tabungan dan deposito. Kegiatan menghimpun dana ini disebut funding.
Strategi bank dalam menghimpun dana adalah dengan memberikan rangsangan berupa imbalan jasa berupa bungan bagi bank konvensional dan prinsip jual beli atau bagi hasil bagi bank Syariah, selain itu juga berupa hadiah, pelayanan yang menarik dan lain-lain.

* MENYALURKAN DANA PADA MASYARAKAT
Menyalurkan dana berarti melempar kembali dana yang telah dihimpun melalui simpanan giro, tabungan dan deposito kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman (loanable fund) bagi bank konvensional dan pembiayaan bagi bank Syariah.
Bagi bank konvensional daalam memberikan pinjaman dikenakan bunga dan jasa pinjaman lain dalam bentuk biaya administrasi, biaya provisi dan komisi. Sedangkan bank Syariah didasrkan pada jual beli dan bagi hasil.

* MEMBERIKAN JASA-JASA BANK LAINNYA (SERVICE)
Jasa-jasa bank lainnya merupakan jasa pendukung kegiatan bank. Jasa-jasa ini diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana, baik yang berhubungan langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan penyimpanan dana dan penyaluran kredit.
Produk jasa bank adalah :
• jasa setoran seperti setoran telepon, listrik, air atau uang kuliah
• jasa pembayaran seperti gaji, pensiun atau hadih
• jasa pengiriman uang
• jasa penagihan
• jasa kliring
• jasa penjualan mata uang asing
• jasa penyimpanan dokumen
• jasa cek wisata
• jasa kartu kredit
• jasa letter of credit
• jasa bank garansi dan referensi bank

3.Fungsi dan jenis-jenis bank umum

Bank Umum adalah bank yang dapat memberikan jasa dalam lalu lintaspembayaran. Peerintah dapat menugaskan Bank Umum untuk melaksanakanprogram pemerintah guna mengemabngkan sektor-sektor perekonomiantertentu atau memberikan perhatian yang lebih besar pada koperasi danpengusaha golongan ekonomi lemah dalam rangka meningkatkan taraf hiduprakyat banyak bedasarkan ketentuan yang diatur lebih lanjut dalam PP.

Kegiatan atau transaksi yang dilakukan oleh Bank Umum antara lain:

1.Penciptaan uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanisme pemindahbukuan (kliring).
2.Transfer uang.
3.penerimaan setoran-setoran.
4.Bermain di dalam pasar modal.
5.menjadikan transaksi internasional agar lebih mudah, cepat, dan murah.
6.Kegiatan Menghimpun dana,yaitu simpanan giro, simpanan tabungan, simpanan deposito.
7.Menyalurkan Dana (Lending), yaitu Kredit Investasi, Kedit Modal Kerja Kredit Perdagangan,Kredit Produktif,Kredit Konsumtif,Kredit Profesi.
8.Kiriman Uang (Transfer,)Kliring (Clearing),Inkaso (Collection), Safe Deposit Box Bank Card (Kartu kredit),Bank NotesBank, GaransiBank, DraftLetter of Credit (L/C), Cek Wisata (Travellers Cheque),Menerima setoran/pembayaran(pembayaran pajak, Pembayaran telepon, Pembayaran air, Pembayaran listrik, Pembayaran uang kuliah, Membayar Gaji/Pensiun/honorarium dsb).

Berberapa contoh Bank Umum di Indonesia adalah :

• Bank Rakyat Indonesia dan Bank Expor Impor.
Bank ini berasal dari De Algemene Volkscrediet Bank, kemudian dilebur setelah menjadi bank tunggal dengan nama Bank Nasional Indonesia (BNI) Unit II yang bergerak di bidang rural dan expor impor (exim), dipisahkan lagi menjadi:

1.Yang membidangi rural menjadi Bank Rakyat Indonesia dengan UU
No 21 Tahun 1968.
2.Yang membidangi Exim dengan UU No 22 Tahun 1968 menjadi Bank
Expor Impor Indonesia.

•Bank Negara Indonesia 1946 (BNI '46).
Bank ini menjalani BNI Unit III dengan UU No 17 Tahun 1968 berubah menjadi Bank Negara Indonesia '46.

•Bank Dagang Negara (BDN).
BDN berasal dari Escompto Bank yang di nasionalisasikan dengan PP No 13 Tahun 1960, namun PP (Peraturan Pemerintah) ini dicabut dengan diganti dengan UU No 18 Tahun 1968 menjadi Bank Dagang Negara. BDN merupakan satu-satunya Bank Pemerintah yangberada diluar Bank Negara Indonesia Unit.

• Bank Bumi Daya (BBD).
BBD semula berasal dari Nederlandsch Indische Hendles Bank, kemudian menjadi Nationale Hendles Bank, selanjutnya bank ini menjadi Bank Negara Indonesia Unit IV dan berdasarkan UU No 19 Tahun 1968 menjadi Bank Bumi Daya.
• Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo).

• Bank Pembangunan Daerah (BPD).
Bank ini didirikan di daerah-daerah tingkat I. Dasar hukumnya adalah UU No 13 Tahun 1962.

• Bank Tabungan Negara (BTN).
BTN berasal dari De Post Paar Bank yang kemudian menjadi Bank Tabungan Pos tahun 1950. Selanjutnya menjadi Bank Negara Indonesia Unit V dan terakhir menjadi Bank Tabungan Negara dengan UU No 20 Tahun 1968.

• Bank Mandiri.
Bank Mandiri merupakan hasil merger antara Bank Bumi Daya (BBD), Bank Dagang Negara (BDN), Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) dan Bank Expor Impor Indonesia (Bank Exim). Hasil merger keempat bank ini dilaksanakan pada tahun 1999.

4. Fungsi dan Peranan BANK indonesia :

a. Sebagai lembaga moneter :

* Menetapkan sasaran-sasaran moneter dengan memperhatikan sasaran laju inflasi yang ditetapkannya.

* Melakukan pengendalian moneter dengan menggunakan cara-cara yang termasuk, tetapi tidak terbatas pada:
• Operasi pasar terbuka di pasar uang
• Penetapan tingkat diskonto
• penetapan cadangan wajib minimum
• pengaturan kredit atau pembiayaan

* Memberikan kredit atau pembiayaan berdasarkan prinsip syariah, paling lama 90 hari kepada bank untuk mengatasi kesulitan pendanaan jangka pendek bank yang bersangkuitan.

* Melaksanakan kebijakan nilai tukar berdasarkan sistem nilai tukar yang telah ditetapkan.

* Mengelola cadangan devisa.

* Menyelenggarakan survei secara berkala atau sewaktu-waktu diperlukan yang dapat bersifat makro dan mikro.

b. Dalam lalu lintas pembayaran

* Melaksanakan dan memberikan persetujuan dan izin atas penyelenggaraan jas sistem pembayaran.

* Mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan kegiatannya.

* Menetapkan penggunaan alat pembayaran.

* Mengatur sistem kliring antar bank.

* Menyelenggarakan penyelesaian akhir transaksi pembayaran antar bank.

* Menetapkan macam, harga, ciri uang yang akan dikeluarkan, bahan yang digunakan dan tanggal mulai berlakunya sebagai alat pembayaran yang sah.

* Mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah serta mencabut, menarik dan memusnahkan uang dari peredaran, termasuk memberikan penggantian dengan nilai yang sama.

c. Sebagai lembaga keuangan

• BANK SIRKULASI

yaitu mempunyai hak tumggal untuk mengedarkan uang kertas dan uan logam sebagai alat pembayaran yang sah.

• BANKER’S BANK

yaitu Bank Indonesia berfungsi sebagai salah satu sumber dana bagi bank-bank di Indonesia untuk dapat meminta bantuan permodalan mereka. Bentuk permodalan dari Bank Indonesia berupa kredit likuiditas.

• LENDER OF LAST RESORT

yaitu Bank Indonesia sebagai pemberi pinjaman tingkat akhir apabila kesulitas likuiditas.

d. Terhadap bank umum

* Menetapkan ketentuan perbankan yang memuat prinsip kehati-hatian.

* Memberikan dan mencabut izin usaha bank.

* Memberikan izin pembukaan, penutupan dan pemindahan kantor bank.

* Memberikan izin atas kepemilikan dan kepengurusan bank.

* Memberikan izin kepada bank untuk menjalankan kegiatan usaha tertentu.

* Mewajibkan bank untuk menyampaikan laporan, keterangan dan penjelasan sesuai dengan tata cara yang ditetapkan Bank Indonesia.

* Melakukan pemeriksaan terhadap bank.

* Memerintahkan bank untuk menghentikan sementara sebagian atau keseluruhan kegiatan apabila diduga merupakan tindak pidana .

* Mengatur dan mengembangkan informasi antar bank.

* Mengambil tindakan terhadap suatu bank apabila membahayakan.

* Tugas mengawasi bank akan dilakukan oleh lembaga pengawasan sektor jasa yang independen dan dibentuk berdasarkan UU.